Source :Tri Djoko Santoso, CFP ®
Financial Educator - Institut Financial Planning Indonesia

 

Populasi kelas menengah dan berkecukupan (kelas MAC) Indonesia  diperkirakan akan tumbuh menjadi 141 juta orang ditahun 2020 dan menjadi pasar paling menjanjaikan di Asia.

 

 

Perkiraan ini berdasarkan laporan Boston Consulting Grup yang menggunakan model belanja sebagai prediksi pola kekayaan masa depan dari  3950 keluarga di 31 lokasi. MAC didefinisikan  sebagai mereka yang membelanjakan paling sedikit Rp. 2 juta perbulan untuk barang dan jasa.

Di tahun 2020, pulau Jawa akan mempunyai MAC lebih banyak dari Thailand dan Sumatera akan mempunyai MAC lebih banyak dibandingkan Malaysia dan Singapura. Selain itu, 60 persen MAC berada dalam rentang umur produktif. Indonesia merupakan negara yang politiknya stabil dan kaya sumber daya alam. 

Kelas MAC Indonesia menawarkan peluang besar bagi perusahaan-perusahaan yang menjual produk-produk non essensial dan jasa. Artinya kelas MAC akan mulai berpindah dari barang-barang kebutuhan dasar ke produk gaya hidup yang menawarkan kemudahan dan kenyamanan yang lebih besar seperti kendaraan dan jasa keuangan. Kelas MAC ini berorientasi keluarga, gemar belanja barang bermerek dan menawar atau diskon.

Walaupun mempunyai pasar besar, sebagian besar dari angkatan kerja memerlukan pelatihan agar sepenuhnya efektif, Masalah ini membutuhkan investasi yang signifikan dari pemerintah dan swasta dalam rangka mempertahankan pertumbuhan ekonomi jangka panjang negara itu.

Yang paling penting bagi perusahaan, ini bukan pasar untuk masuk hanya dengan aspirasi jangka pendek. Bisnis membutuhkan visi yang jelas untuk tiga, lima dan sepuluh tahun ke depan untuk menjadi sukses.